Paper KMB I
Sistem Pencernaan

Disusun Oleh Kelompok
1:
Afita Naroyanti (14001)
Nurul Ibnu Fajar (14023)
Ratna Budi Sari (14026)
Rita Widiyastuti (14027)
Yolanda Anggi Kusuma (14042)
AKADEMI KEPERAWATAN HARUM JAKARTA
TAHUN 2015
Esofagus

Definisi
Esofagus
adalah suatu saluran muscular yang akan menyalurkan makanan dari faring menuju
lambung; proses pencernaan juga tidak terjadi pada tempat ini. Gerakan
peristaltic esofagus akan mending makanan dalam satu arah dan memastikan
makanan masuk ke lambung walapun tubuh dalam posisi horizontal atau terbalik.
Pada tempat sambungannya dengan lambung, lumen atau kavitas esofagus
dikelilingi oleh spingter esofagus inferior (lowe esophagus sphincter/LES), yang merupakan otot polos sirkular.
Ketika LES relaksasi, makanan akan memasuki lambung, dan ketika berkontarksi
akan mencegah masuknya isi lambung kedalam esofagus. Jika LES tidak menutup
secara sempurna adonan makanan dalam lambung dapat terdorong ke atas kedalam
esofagus keadaan ini sangat menyakitkan dan disebut nyeri ulu hati (heart
burn).
Esofagus
(kerongkongan) merupakan saluran pencernaan setelah mulut dan faring,
panjangnya kira-kira 25cm dengan diameter sekitar 2,54cm dan dengan posisi
mulai dari tengah leher sampai ujung bawah rongga dada dibelakang trakea. Pada
bagian dalam dibelakang jantung menembus diafragma sampai ke rongga dada dan ke
fundus lambung melewati persimpangan sebelah kiri diafragma. Sekresi esofagus
sekresi esofagus mucoid yaitu memberi pelumas untuk pergerakan makanan melalui
esofagus. Pada permulaan esofagus terdapat kelenjar mukosa komposita. Bagian
badan utamanya dibatasi oleh banyak kelenjar mukosa simplek yang berfungsi
mencegah sekresi mukosa oleh makanan yang baru masuk. Kelenjar komposita yang
terletak pada perbatasan esofagus dengan lambung berfungsi untuk melindungi
dinding esofagus dari pencernaan getah lambung. Pada peralihan esofagus ke
lambung terdapat spingter kardiak yang dibentuk oleh lapisan otot sirkuler.
Spingter ini terbuka secara reflek pada akhir proses menelan. Tunika mukosa
esofagus mempunyai epitel gepeng berlapis yang mengandung kelenjar-kelenjar
(landula esofagus). Lapisan dinding esofagus dari dalam ke luar:
1. Lapisan
selaput (mukosa)
2. Lapisan
submucosa
3. Lapisan
otot melingkar (muscular sirkuler)
4. Lapisan
otot memanjang (muskolarlonggitudinal)

Fungsi
Sfingter Esofagus
Fungsi utama esofagus adalah untuk
mengangkut makanan, cairan dan air liur dari mulut ke lambung. Lambung kemudia
dapat memecah makanan, dan meneruskan proses pencernaan kimia dan mekanik.
Esophagus atau kerongkongan adalah tabung berotot yang menghubungkan lambung ke
bagian belakang tengorokan. Ketika sesorang makan dengan mengigit makanan, ait
liur dan gigi mereka melalui proses kimia dan secara mekanis memecah makanan
menjadi potongan kecil. Setelah makanan ditelan, memasuki kerongkongan, dan
kontraksi peristaltik mendorong makanan ke bawah esophagus sampai mencapai
lambung. Pada manusia, panjang kerongkongan sekitar 18 sampai 25 sentimeter.
Ini berjalan tepat di belakang trakea dan jangtung saat melewati diafragma.
Lapisan otot
esophagus yang terjepit bersama-sama dibagian atas dan bawah esophagus. Bagian-bagian
dari esophagus dikenal sebagai sfinger. Ketika seseorang menelan, kedua sfinger
ini secara otomatis relaksasi dan memungkinkan makanan dan cairan untuk
melewati esophagus. Sfingter kemudia menutup dengan tepat untuk mencegah isi
lambung tidak bocor ke kerongkongan. Orang-orang yang menderita penyakit
refluks asam memiliki kerusakan pada sfinger esophagus, yang menyebabkan asam
lambung dan makanan untuk melakukan perjalanan kembali ke esophagus.
Pada bagian
bawah 2,5cm diatas lambung terdapat otot sirkuler esofagus yang berfungsi
sebagai sfingter esofagus bawah yang secara otomatis menutup apabila gelombang
menelan berjalan menuruni esofagus. Relaksasi reseptif merupakan isyarat
rangsangan dari nervus mesentrius untuk merelaksasi sfingter esofagus ke bawah,
sebelum gelombang peristaltic dilakukan agar makanan yang ditelan mudah masuk
lambung. Fungsi utama sfingter esofagus bawah adalah mencegah isi lambung naik
lagi kedalam esofagus. Isi lambung sangat asam dan banyak mengandung enzim
proteolitik. Esofagus tidak mampu menahan kerja pencernaan lambung dalam waktu
lama.

Pengertian Atresia Esofagus
Atresia
Esofagus atau dikenal juga dengan nama Esophageal atresia adalah kondisi tidak
berkembangnya esofagus pada janin sehingga makanan tidak bisa dilewati dari
mulut ke perut.
Sistem syaraf yang mensyarafi
esophagus
Nervus vagus, merupakan nervus yang
mempersarafi esophagus. Sifatnya majemuk (sensoris dan motoris), mengandung
serabut-serabut saraf motoric, sensorik dan parasimpatis faring, laring,
paru-paru, esophagus, gaster intestinum minor, kelenjar-kelenjar pencernaan
dalam abdomen dan lain-lain.
Daftar
Pustaka
Corwin,
Elizabeth J. 2009. Buku Saku Patofisiologi.
Jakarta:
EGC.
Drs.
H. Syaifuddin, AMK. 2006. Anatomi
Fisiologi Untuk Mahasiswa Keperawatan Edisi 3. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta: EGC.
Evelyn
C. Pearce. 2008. Anatomi & Fisiologi
Untuk Paramedis. Jakarta:
EGC.
Syaifudin. 2009. Fisiologi Tubuh Manusia.
Jakarta : Salemba Medika.
Valerie,
Scanlon. 2006. Buku Ajar Anatomi &
Fisiologi Edisi 3. Jakarta: EGC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar